Home Bisnis Tanaman Bisnis Tanaman Hias, Tombok Karena Daun Diserang Hama

Bisnis Tanaman Hias, Tombok Karena Daun Diserang Hama

0

bisnis tanaman

Selain tak membutuhkan modal yang cukup besar, pengelolaan bisnis tersebut pun terbilang lebih mudah. Memilih tanaman hias untuk ditanam perlu kejelian dalam melihat tren ocurrir. Pasalnya, tanaman hias yg bernilai ekonomi tinggi tersebutlah yang biasanya mengikuti fastuosidad dan minat pasar di dalam waktu tertentu.

Jangan sampai generasi yang akan datang tidak tahu bahwa Indonesia punya tanaman empon-empon yang punya ragam manfaat. Sudah harus menjadi kesadaran agar manusia bisa mengonsumsi ragam olahan dan menjaga kesehatan dengan memanfaatkan kebaikan alam, khususnya dalam hal ini adalah empon-empon. Cukup beberapa meter saja, beberapa jenis tanaman empon-empon sudah bisa tumbuh dengan baik. Dan jika dimanfaatkan dengan baik, tentu berpotensi untuk memberi pengaruh besar bagi kehidupan manusia dan pembangunan ekonomi Indonesia. Selain industri modern yang besar, masih banyak yang menggunakan cara-cara tradisional dalam mengolah empon-empon menjadi sebuah produk yang umumnya beredar di toko-toko kecil dan sedang.

Minimnya bimbingan dan pelatihan terhadap para petani empon-empon membuat kualitas tanaman ini kurang bisa dijaga. Lalu, penelitian ilmiah untuk pengembangan produk herbal juga masih minim. Anggaran biaya untuk usaha agribisnis, khususnya tanaman empon-empon, seharusnya mendapat porsi yang besar dan optimal agar skalanya bisa meningkat.

Karena itu, usaha tanaman hias menjadi suatu peluang yang menguntungkan ditengah pandemic Covid-19 ini. Kegiatan #dirumahaja menjadi lebih berwarna ketika tanaman hias yang dirawat dengan baik tumbuh subur bahkan mungkin bisa menjadi peluang untuk dijual kembali. Salah satu usaha yang potensial ditengah pandemi ini yaitu usaha pertanian. Banyak peluang usaha pertanian yang hanya membutuhkan modal kecil tapi menjanjikan keuntungan besar. Apalagi, usaha ini bisa dikerjakan dari rumah saja sehingga dapat menjadi tambahan penghasilan.

Sistem penanaman hidroponik ini biasanya menggunakan sistem pertanian organik yang artinya tidak membutuhkan pestisida untuk merawat tanaman tersebut. Saat ini permintaan sayuran organik semakin meningkat seiring bertambahnya gaya hidup sehat masyarakat. Selain itu pengembangan sayuran hidroponik pun terbilang cukup mudah lantaran tidak membutuhkan lahan yang luas serta modal yang dibutuhkan pun kecil. Ada banyak pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjual tanaman hias. Yang pasti pebisnis harus mengetahui jenis-jenis tanaman yang sedang tren, berbagai media tanam yang sesuai, cara memperbanyak ranaman, cara merawatnya, dan jenis hama serta cara membasminya.

Kegiatan budidaya tanaman empon-empon memang belum dilakukan secara profesional. Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang usaha tanaman hias ini yakni merupakan penjualan tanaman hias yang cantik dan indah yang digandrungi banyak orang. Di sisi lain, potensi pasar untuk penjualan hasil budidaya tanaman buah, sayur, pohon penghasil kayu maupun getah, dan produk konsumsi lainnya, cukup luas di tanah air. Dan, bahkan, sejumlah komoditas hortikultura berpotensi merambah pasar ekspor. Sebagian ide usaha budidaya tanaman dapat dijalankan dengan modal minim, tetapi tetap menjanjikan keuntungan.

Produsen kecil dan menengah memiliki sumber daya dan peralatan terbatas sehingga jangkauan dan jumlah produksi tidak begitu besar. Produk jamu yang biasa dikemas dalam cairan atau bubuk tetap menjadi produk olahan empon-empon terpopuler. Jamu dipandang sebagai produk kesehatan yang alami dan aman, produk warisan leluhur yang telah terjamin manfaatnya, kandungannya yang alami, dan harga yang terjangkau. Produsen kecil dan menengah juga perlu diberi penyuluhan supaya pengolahannya lebih baik dan turut mencukupi kebutuhan produk herbal masyarakat. Sebagian besar bahan bakunya berasal dari tumbuhan liar, hutan, atau hasil pekarangan.

Semua hal tersebut bisa diatasi apabila ada perhatian yang lebih terhadap budidaya dan pemanfaatan tanaman empon-empon, baik oleh pemerintah maupun masyarakat luas. Di Indonesia, tanaman empon-empon menjadi prioritas pengembangan tanaman obat, di antaranya adalah jahe, kunyit, laos/lengkuas, dan kencur. Meskipun peluangnya luar biasa untuk bersaing dengan negara lain dalam hal tanaman obat, masih ada banyak kendala dalam produksi. Empon-empon memang tidak sepopuler hasil bumi lain yang umumnya berupa bahan pangan pokok atau buah dan sayuran sehingga belum banyak dibudidayakan secara luas.

bisnis tanaman

Sejumlah ide usaha budidaya tanaman bisa dijalankan dengan modal minim, tapi tetap menjanjikan keuntungan signifikan. Seiring dengan meningkatnya minat pada dekorasi taman, bisnis tanaman hias sedang naik daun belakangan ini. Tidak sedikit pengusaha lokal yang sukses mengekspor tanaman hias miliknya ke mancanegara. Omset yang didapatkan pun bervariasi dan cukup menjanjikan, bahkan ada pengusaha yang sukses mendapatkan keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulannya. Salah satu solusinya adalah dengan menjalankan usaha agrobisnis yang saat ini sudah cukup banyak dilirik oleh masyarakat.

Pebisnis juga harus mengetahui cara menata tanaman hias secara menarik dan karakteristik tanaman hias yang dijual. Dan untuk memulai bisnis tanaman hias ini Anda cukup mengeluarkan modal yang kecil, tetapi dalam melakukan bisnis ini Anda harus memiliki skill khusus agar bisnis Anda menguntungkan. alam menjalankan bisnis harus memperhitungkan modal, faktor risiko, lokasi, pemilihan jenis tanaman yang akan diperdagangkan, dan strategi pemasaran dan promosinya. Warisan leluhur tentang pengolahan dan pemanfaatan tanaman empon-empon perlu dijaga dan diwariskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here