Home Bisnis Peternakan Yuk Dicoba! Ada Peluang Ternak Lele Di Tengah Wabah Corona

Yuk Dicoba! Ada Peluang Ternak Lele Di Tengah Wabah Corona

0

bisnis ternak lele

Patokan harga untuk ternak lele dapat Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai Rp 23. 000 hingga Rp 28. 000. Anda bisa membuat kolam dari terpal maupun tanah tanpa perlu repot untuk menyediakan kolam yang menggunakan semen. Ikan yang satu ini memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Setiap tahunnya, permintaan terhadap ikan lele selalu meningkat dengan tajam. Cara termudah untuk bisa mendapatkan suhu air yang pas adalah dengan memastikan air kolam tidak dangkal dan cukup terkena sinar matahari.

bisnis ternak lele

Pastikan pula kondisi air keruh berlumut dan bila perlu tambahkan talas atau eceng gondok agar racun yang masuk bisa terserap. Harga jualnya pun dapat diperhitungkan, karena saking mudahnya bahkan kita sendiri pun dapat berternak lele dengan hanya bermodalkan kolam yang terbuat dari terpal. Di kota-kota besar, konsumsi ikan lele terus meningkat sehingga membuat permintaan pasar juga meningkat. Ikan lele menjadi pilihan banyak orang sebagai pelengkap nasi karena kaya nutrisi dan harganya pun terjangkau.

Jangan sampai ada pakan yang tersisa di kolam karena bisa menimbulkan penyakit untuk lele karena endapannya. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan pakan yang berkualitas untuk para ikan lele.

Apalagi, ikan lele sudah lumrah jadi hidangan di berbagai macam tempat makan, baik ukuran warung hingga restoran. Bapak Komarudin menjelaskan bahwa budidaya lele ini dilakukan di dalam kolam yang menggunakan sistem bioflok. Sistem budidaya lele bioflok juga mulai populer karena telah diperkenalkan oleh Menteri Susi Pudjiastuti sejak tahun 2017. Sebelum dipindahkan, siapkan terlebih dahulu ember yang diisi air kolam untuk menampung benih lele.

Sebelum menebar bibitnya, Anda harus menunggu beberapa hari agar lumut dan fitoplankton terbentuk sehingga air kolam tidak mudah keruh. Bisa memulai dengan modal kecil jika menggunakan sistem kolam terpal karena luas kolam menyesuaikan jumlah bibit yang mau diternak.

Setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, kamu perlu melakukan penyortiran menggunakan bak untuk memisahkan lele berukuran besar dan kecil. Hal ini dilakukan untuk menghindari ikan lele kecil kekurangan makanan karena kalah cepat dengan lele yang besar. Jika tidak dipisahkan, ikan lele ukuran kecil akan lambat dalam pertumbuhannya. Hal ini juga penting untuk mengurangi resiko ikan lele kecil dimakan oleh yang besar, mengingat lele adalah hewan kanibal.

Setelah itu telur akan menetas dan menjadi anakan ikan lele yang siap dipisahkan. Perhatikan ciri ikan lele yang siap kawin dari warna kelaminnya. Alat kelamin jantan akan berwarna merah dan betina berwarna kuning.

Proses ini dilakukan agar benih-benih ikan lele bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Sebagai informasi, ikan lele merupakan salah satu ikan konsumsi paling popular buat masyarakat Indonesia. Ikan lele saat ini disajikan dalam berbagai kreasi sehingga punya pangsa pasar yang luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here